Advertisement

Momen Bersejarah Paling Suram dan Kelam di Seluruh Dunia dan Jangan Sampai Ada Lagi

Membaca berbagai macam momen bersejarah seringkali membuat kita semakin tahu dan paham seperti apa sesungguhnya kehidupan masa lalu. Sejarah sering menunjukkan perjuangan manusia atas sesuatu dan berusaha memenangkannya. Namun tidak semuanya itu baik sebab ada pula kejadian bersejarah yang dianggap paling kelam dan suram di dunia. Bahkan kejadian itu diharapkan tidak lagi terjadi di masa modern seperti sekarang atau terulang karena menakutkan.

Momen Bersejarah Paling Kelam yang Membunuh Banyak Manusia

Orang-orang yang hidup di jaman sekarang patutnya bersyukur karena sudah diberikan kehidupan yang damai dan tenteram. Teknologi sudah canggih sehingga semua kebutuhan apapun bisa langsung terpenuhi dengan baik. Namun jaman dulu, banyak sekali momen bersejarah yang dinilai paling suram, mengerikan, kelam bahkan berbahaya di seluruh dunia. Momen itu jangan sampai terulang di kehidupan sekarang dan cukup sekali saja menjadi sejarah yang bisa dipelajari dan inilah sejarah itu:

  • Perang Salib

Sebagian sejarawan berpikir kalau penyebab dari munculnya Perang Salib adalah karena faktor ekonomi dan politik meskipun pihak yang terlibat di dalam perang ini mengatakan bahwa itu adalah perang suci berdasarkan agama masing-masing. Perang Salib berakhir pada 15 Juli 1099 silam. Kemenangan di dalam perang ini jatuh ke tangan Jerman, Inggris, Perancis dan Apulia yang berada di Italia Selatan. Semua orang baik itu pria, wanita maupun anak-anak yang terdapat di Kota Yerusalem dibantai dan sebagian besar adalah Yahudi dan umat Muslim. Sejarah mencatatkan jika kurang lebih 70 ribu orang sudah mati akibat pembantaian besar-besaran itu dan itu pun masih perang pertama sebab Perang Salib masih ada kelanjutannya.

  • Maut Hitam

Di akhir abad pertengahan, Eropa pernah terkena sejarah kelam Maut Hitam. Penduduk yang tinggal di Eropa dulunya masih sangat percaya dengan adanya ilmu sihir dan wabah ini pun dianggap sebagai ulah dari penyihir. Mereka pun juga membantai kucing yang justru membuat penyebaran tikus semakin merebak dan tidak terkendali. Seluruh hal yang mereka lakukan ini semakin diperparah dengan adanya kebersihan dan sanitasi yang memang buruk pada jaman itu. Sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh WHO, Maut Hitam ini merupakan satu dari tiga penyakit yang berbahaya dengan jumlah kematian yang bahkan mencapai hampir 100% setelah penyakit rabies dan AIDS. Tidak mengherankan kalau dulu wabah ini bisa membuat 75 juta sampai dengan 200 juta jiwa mati. Adanya wabah ini juga membuat sentimen tersendiri pada agama maupun ras tertentu seperti masyarakat non-Kristen contohnya Yahudi. Mereka dibenci oleh orang Eropa yang hampir sebagian besar menganut agama Kristen kala itu.

  • Bencana kelaparan besar yang menimpa Tiongkok

Tiongkok juga pernah mengalami bencana kelaparan yang sangat besar di tahun 1958 hingga 1962 yang lalu. Setidaknya sekitar 45 juta orang tewas akibat kelaparan. Dikatakan ada dua penyebab kelaparan ini terjadi yaitu Bencana Alam dan juga Mao Zedong. Beliau merupakan pemimpin dari Partai Komunis Tiongkok kala itu. Mao dikenal sebagai diktator pada masanya. Beliau menerapkan sistem reformasi ekonomi dan sosial yang dimaksudkan untuk mengubah negara Tiongkok dari yang sebelumnya adalah negara agraris menjadi sebuah raksasa industri yang sama seperti Amerika Serikat. Namun rencana beliau justru menjadi pemicu genosida terbesar di dalam sejarah Tiongkok dan dunia. Hanya di tahun pertamanya saja, beberapa desa disana sudah kekurangan panen. Sungai Kuning yang meluap semakin memperparah keadaan. Bahkan di tahun berikutnya, Tiongkok tidak diguyur hujan sama sekali sehingga 60% lebih lahan pertanian kering. Ketika rakyat kelaparan, Mao dan petinggi lainnya menyantap makanan mewah.

Inilah momen bersejarah terkelam di seluruh dunia yang cukup terjadi sekali saja dan jangan ada lagi peristiwa serupa yang bisa membahayakan banyak nyawa manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *